Dicari! 10 start up baru yang akan didanai East Ventures

Meski tinggal 2 bulan menjelang pergantian tahun, perusahaan modal ventura masih mencari start up buat didanai. Salah satunya East Ventures yg masih akan mencari sampai 10 start up baru buat dibiayai.

Partner East Ventures Melisa Irene menyatakan sampai Oktober 2019, telah mengumumkan 22 pendanaan. Dari jumlah tersebut 14 di antaranya adalah portofolio baru. Secara holistik, East Ventures sudah investasi di lebih berdasarkan 160 start up.

“East Ventures adalah venture capital termin awal, sebagai akibatnya terdapat 2P yg sangat penting yakni People dan Potential Market. People buat kami yg paling penting adalah entrepreneur-nya. Entrepreneur yang mempunyai ambisi & kapasitas buat value creation di Indonesia,”ujar Melisa dikutip dari Kontan.Co.Id, Senin (4/11).

“Ada tiga key traits yang kami jabarkan yakni integrity, high self awareness, dan paradoxical traits. Potensi market ialah industry dengan pasar besar & pertumbuhan signifikan,” lanjut beliau.

Ia menyatakan East Ventures mempunyai total dana senilai US$ 75 juta. Dana itu lah yg telah digunakan buat investasi juga yg akan diberikan kepada start up yg tengah pada incar.

Adapun buat tahun depan, Melisa menyatakan masih East Ventures masih akan mencari menerapkan taktik militan & mengincar semua industri start up atau lebih dikenal dengan kata agnostic.

Beberapa portofolio start up yg telah didanai oleh East Ventures merupakan Ride Jakarta perusahaan start up bidang lifestyle, Waresix, Julo (fintech), Phi Integration (big data) dan EV Hive.

Lalu ada Nodeflux (AI), Montir (otoomtif), Moladin (otomotif), Sweetescape (jasa), Cicil (tekfin), Katadata (media), Bahasa.Ai (AI), Member.Id (service), & Fore Coffee (kedai kopi).